Program Kerja

PROGRAM KERJA PEMBINAAN KESISWAAN

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Era Globalisasi kini menjadi bagian yang tak terelakan dalam meratapi perjalanan kehidupan kita.Kehidupan yang sarat kompetitif menuntun kemampuan untuk beradabtasi dalam segala aspek sendi kehidupan.Tentunya sumberdaya manusia menjadi landasan sentral agar mampu menyesuaikan dengan warna kehidupan ini. Sumber Daya Manusia  (SDM) yang cerdas, terampil, berakhlak mulia, berkarakter dan mampu hidup bersaing  harus diprogramkan secara terstruktur, berkesinambungan dan di evaluasi secara berkala. Hal ini sangat penting karena perubahan-perubahan akibat perkembangan ilmu pegetahuan dan teknologi serta komunkasi mulai tergeser sedikit demi sedikit dari karakter bangsa kita yang sesungguhnya.

SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatanadalah sebuah Lembaga Pendidikan Kejuruan Program Teknologi ,yang fokus pada 3 program  studi keahlian yakni Teknik Komputer Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak dan Broadcasting. Tentunya memiliki kewajiban untuk  mengembangkan kemampuan serta membentuk watak dan kepribadian siswa yang berkarakter menuju pencapayan cita-cita perjuangan bangsa sekaligus sebagai  sumber insani bagi pembangunan nasional. Seiring semangat SMK Bisa dan Motto SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan“Teruskan Gerakan Sekolah Maju dan Meningkat (Tegar Semangat)” maka perlunya program kerja kesiswaan dengan ruang lingkup pembinaan yakni; 1). Program pembinaan OSIS, 2)Program Pembinaan Ekstrakurikuler, dan 3) Program unggulan Akademik dan non akademik.

B. Tujuan

Membentuk Generasi Bangsa yang cerdas, terampil, berakhlak mulia, dan berkarakter

Menggali potensi minat dan bakat  siswa sehingga timbul kecakapan hidup (life skiill) yang bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat.

Meningkatkan kemampuan siswa sebagai anggota masyarakat dalam mengadakan hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, budaya dan alam sekitar.

Meningkatan  apresiasi dan penghayatan seni.

Menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan Pancasila.

meningkatkan kesegaran jasmani dan daya kreasi siswa untuk memantapkan keseimbangan antara pertumbuhan jasmani dan rohani.

C. VISI MISI KESISWAAN

1.VISI KESISWAAN

Menghasilkan peserta didik yang berdisiplin  dan berkomitmen tinggi dalam menuntut ilmu serta berbudi pekerti luhur dan profesional dalam berkarya.

2. MISI KESISWAAN

Membentuk peserta didik SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan yang:

  1. Tertib, teratur dan terarah dalam menempuh pendidikan.
  2. Tegas dan konsekuen dalam bersikap dan mandiri.
  3. Memiliki wawasan luas dalam berorganisasi, berbangsa, dan bernegara.
  4. Trampil dan trengginas dalam pengembangan bakat dan minat untuk terus berprestasi.
  5. Berbudi pekerti luhur dalam bermasyarakat.
  6. Memiliki sikap handarbeni pada diri sendiri, keluarga, dan almamaternya.
  7. Memiliki jasmani dan rohani yang sehat dan kuat.

MOTTO KESISWAAN

TAQWA, TERTIB, TERATUR, TERATUR, TERATASI, TEGAS DAN TEKUN TELITI SERTA TRENGGINAS DALAM MENCIPTAKAN MASA DEPAN YANG LEBIH BAIK

PRINSIP KERJA KESISWAAN

Memperbaiki setiap kesalahan , menghilangkan segala kelemahan/ kekurangan dan mempertahankan serta menyempurnakan segala kebaikan/keberhasilan.

SASARAN MUTU UNIT KERJA KESISWAAN

SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan senantiasa berusaha untuk meningkatkan kinerjanya untuk meningkatkan prestasi kerja yang lebih baik dengan prinsip  “Memperbaiki setiap kesalahan, menghilangkan segala kelemahan/ kekurangan dan mempertahankan serta menyempurnakan segala kebaikan/ keberhasilan “ .

Sasaran yang diinginkan adalah :

Jumlah peserta didik yang bermasalah dalam mengikuti pendidikan maksimal 9%.

Tingkat pelanggaran disiplin peserta didik maksimal 9%.

Tingkat Keikut sertaan peserta didik dalam berorganisasi, olah raga, dan ketrampilan lain yang bermanfaat minimal 25%.

Prestasi peserta didik di berbagai bidang akademik maupun kegiatan kesiswaan lainnya minimal 10% .

Animo pendaftar baru/ peserta didik baru pada SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan minimal 490 orang.

Memberikan kepuasan pelanggan (peserta didik) pada level minimal 3,6 (dari skala 0–5).

Memberikan kepuasan pelanggan (masyarakat ) pada level minimal 3,4 (dari skala 0-5 ).

 JANJI PELAYANAN UNIT KERJA KESISWAAN

SMK NEGERI 6 Kota Tangerang Selatan

Senantiasa melayani dengan senyum, sopan, santun, dan sigap

Menjaga nama baik lembaga, dan dapat memberikan keteladanan

Menindak secara adil, bijaksana tanpa diskriminatif

Peduli, teliti, cermat, dan berkelanjutan

Bertindak tegas, jujur, disiplin, profesional, dan proporsional

Melayani secara ikhlas, cerdas, tuntas

Meningkatkan kemampuan dan bersedia menerima kritik dan saran demi perbaikan

D. RUANG LINGKUP PEMBINAAN KESISWAAN

1.      Program Pembinaan OSIS

2.      Program Pembinaan Ekstrakurikuler

E. SASARAN PEMBINAAN

Sasaran Pembinaan adalah Seluruh Siswa SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan

F. HASIL YANG DIHARAPKAN

1.   Mampu melahirkan insan cerdas  yang memiliki IPTEKS dan IMTAQ, berkualitas, kompetitif, berdedikasi,berkarakter, mandiri dan profesional.

2.   Mampu meningkatkan prestasi siswa sesuai bakat dan minat siswa

3. Mampu meningkatkan pelayanan pendidikan kepada siswa melalui jalur pembinaan penyelamatan siswa dari bahaya perilaku menyimpang di kalangan siswa dan jalur pemberdayaan potensi diri

G. STRATEGI PEMBINAAN

  1. Melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten
  2. Melakukan koordinasi dengan Komite Sekolah

Difasilitasi dan dibimbing oleh :

  • Guru Mata Pelajaran
  • Wali Kelas
  • Pembina OSIS
  • Pembina Ekstrakurikuler
  • Berkoordinasi dengan guru BK untuk memberikan pelayanan Konseling

H. MARS SMK NEGERI 6 KOTA TANGERANG SELATAN

MARS SMKN 6 TANGERANG SELATAN

Cipt. M.AKROM, M.PD

Aransemen. GALIH WINDIAGIRI,S,PD

Menjadi InsanMulia, Berkarakter Dan Kesatria

Mandiri Berusaha, Displin Tanggung Jawab

Tekad Kuat Membangun Bangsa

Belajar Serta Berdoa, Tepat Waktu Meraih Cita

Mengasah Kompetensi, MengembangkanVokasi

SMK Yang Kami Cintai

Kami Siap JadiProgramer, Juga Sanggup Jadi Presenter

Teknisi Jaringan Berkerja Profesional, Kami Siap Jadi Pemenang

Kami Sadar Dalam Perjuangan, Tak Cukup Hanya Dengan Ucapan

Butuh Sebuah Bentuk Pengorbanan, Kerja Keras Dan Keuletan

Minta Ridho Orang Tua Tersayang, Berkerja Sama Dengan Teman-teman

Tak Lupa Minta Doa Dan Bimbingan, Dari Para Guru Budiman

Bersama SMK NEGRI 6 TANGSEL

Wujudkan Cita-Citamu

Bersama SMK NEGRI 6 TANGSEL

Ukirkan Masa Depanmu

Bekerja… Bisa!, Kuliah..Bisa!

SMK… Bisa, SMK… Bisa

Kami InsanLuarBiasa

  1. TATA TERTIB PESERTA DIDIK SMK NEGERI 6 KOTA TANGERANG SELATAN

TATA TERTIB SISWA

SMK NEGERI 6 TANGERANG SELATAN

TAHUN PELAJARAN 2019-2020

            Pendahuluan

A.         Dasar

Pendidikan di SMK Negeri 6 Tangerang Selatan, berdasarkan falsafah negara yaitu Pancasila dan UUD 1945.

B.         Tujuan

Tujuan pendidikan SMK Negeri 6 Tangerang Selatan sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasional sebagaimana tercantum dalam Undang-undang Sisdiknas (UU No.20 Tahun 2003), yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Secara khusus, butir-butir tujuan pendidikan di SMK Negeri 6 Tangerang Selatan adalah sebagai berikut:

1. Menyiapkan peserta  didik agar menjadi  manusia produktif mampu bekerja   mandiri,    mengisi  lowongan pekerjaan yang ada  di  dunia usaha dan industrinsebagai tenaga  kerja tingkat menengah sesuai dengan kompetensi dalam program keahlian    yang  dipilihnya;

 2. Menyiapkan   peserta didik agar  mampu   memilih   karier,   ulet dan gigih dalam berkompetisi, bereadaptasi di       lingkungan kerja,  dan mengembangakan sikap profesional    dalam    bidang keahlian  yang  diminatinya;  

3. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi  dan  seni, agar    mampu  mengembangkan   diri di kemudian hari baik secara   mandiri maupun melalui jenjang pendidikan yang lebih tinggi;

 4. Membekali peserta didik dengan kompetensi-   kopetensi yang  sesuai dengan  program keahlian yang dipilih.

C.         Landasan

Tata tertib merupakan sarana penunjang sarana pembentuk watak kepribadian kecakapan dan ketrampilan siswa.Semua sarana ini hanya dapat tercapai apabila tercipta kordinasi yang baik antara sekolah, keluarga, dan siswa.

II.         Kegiatan Belajar Mengajar

A.         Alokasi waktu dan jam belajar

1.         Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar,

•          Kelas Pagi,

–           Senin s.d Kamis, 06.45 s/d 12.30 WIB, istirahat pagi  15 menit ( 09.30 s/d 09.45 WIB )

–           Jum’at, 06.45 s/d 11.30 WIB, istirahat pagi 15 menit ( 10.00 s/d 10.15 WIB )

–           Hari Sabtu  , 06.45 s/d 12.30 WIB, istirahat pagi  15 menit ( 09.30 s/d 09.45 WIB )

•          Kelas Siang,

–           Senin s.d Kamis, 13.00 s/d 17.30 WIB, istirahat pagi  15 menit (15.00 s/d 15.30 WIB)

–           Jum’at, 13.30 s/d 17.30 WIB, istirahat pagi 15 menit (15.00 s/d 15.30 WIB)

–           Hari Sabtu  , 13.30 s/d 17.30 WIB, istirahat pagi  15 menit (15.00 s/d 15.30 WIB)

2.           Siswa yang datang terlambat kurang dari 5 menit diperbolehkan masuk ke kelas untuk mengikuti KBM, setelah mendapat izin dari petugas piket dengan menunjukkan kartu.

3.           Siswa yang datang terlambat 5 menit setelah jam pertama berbunyi tidak diperbolehkan masuk kelas tetapi harus menunggu di ruang piket dan mengikuti KBM jam kedua atas izin petugas piket dengan menunjukaan buku tata tertib

B.         Kehadiran dan ketidak hadiran siswa

1.         Setiap siswa harus sudah berada di sekolah 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai

2.         Siswa yang bertugas piket hadir 30 menit untuk mempersiapkan kelasnya.

3.         Siswa yang datang terlambat harus melaporkan keterlambatanya kepada guru piket dengan menunjukan buku tata tertib

4.         Siswa yang datang ke sekolah pada jam kedua atau lebih, tidak diperbolehkan masuk ke sekolah dengan alasan apapun walaupun ada izin permohonan dari orang tua/wali.

5.         Siswa yang tidak diperbolehkan masuk oleh guru piket dianggap Alpha

6.         Keterlambatan siswa dicatat dalam buku tata tertib yang harus ditanda tangani oleh piket dan orang tua/wali

7.         Bila siswa terlambat pada saat ulangan tidak dapat mengikuti ulangan susulan kecuali ada izin dari guru bidang studi yang bersangkutan.

C.         Sarana prasarana belajar

1.         Siswa wajib melengkapi alat-alat pelajarannya sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh sekolah/guru

2.         Ke sekolah siswa hanya boleh membawa buku-buku dan alat-alat pelajaran yang berhubungan degan kegiatan belajar

3.         Siswa harus menggunakan sarana prasarana yang ada di sekolah dengan hati-hati dan wajib menjaga/merawatnya agar tidak rusak atau hilang

D.         Meninggalkan Jam pelajaran

1.         Bila siswa tidak hadir disekolah maka orang tua/wali wajib memberitahukan ke sekolah secara langsung atau melalui buku tata tertib pada hari itu juga (boleh memakai surat)

2.         Siswa yang tidak masuk karena sakit lebih dari 3 hari berturut-turut wajib menunjukan surat keterangan dokter.

3.         Pemberitahuan dan permohonan izin ketidak hadiran dan keterlambatan melalui telepon atau sejenisnya tidak diperbolehkan.

4.         Siswa yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan orang tua/wali dinggap Alpha.

5.         Siswa yang Alpha minimal 10 % dari keseluruhan tatap muka dalam 1 semester tidak diperkenankan mengikuti ulangan umum.

6.         Siswa yang Alpha minimal 40 % dari keseluruhan tatap muka dalam 1 semester dianggap mengundurkan diri dari sekolah.

7.         Siwa yang meninggalkan sekolah/kelas tanpa izin selama jam pelajaran berlangsung dianggap Alpha

E.         Penilaian dan Raport

1.    Setiap siswa wajib mengerjakan tugas-tugas dan praktek yang diberikan oleh guru.

2.    Setiap siswa wajib mengikuti ulangan harian dan ulangan umum yang ditentukan oleh sekolah.

3.    Bila siswa tidak mengikuti ulangan harian dengan alasan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan maka siswa wajib mengikuti susulan setelah mendapat izin dari wali kelas/guru bidang diklat.

4.    Bila siswa tidak mengikuti ulangan semester dengan alasan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan maka siswa wajib mengikuti susulan setelah mendapat izin Wakasek Bidang Kesiswaan

5.    Nilai siswa dilaporkan kepada orang tua dalam bentuk raport sebanyak 2 kali dalam setahun

Laporan 1  : Bulan Desember         ( Raport Semester Gasal )

Laporan 2  : Bulan Juni                   ( Raport Semester Genap )                                

F.    Tata Tertib dan Profil Siswa SMK Negeri 6 Tangerang Selatan

Sebagai siswa SMK Negeri 6 Tangerang Selatan, kalian harus mentaati peraturan-peraturan berikut:

1.    Siswa/i datang tepat waktu ke sekolah

2.    Siswa/i selalu berpakaian seragam yang telah ditentukan sekolah

3.    Siswa/i tidak diperkenankan memakai kaos dalam berwarna-warni kecuali kaos singlet warna putih

4.    Siswa/i dilarang menggunakan aksesoris sepeti kalung, gelang, anting-anting dan lain sebagainya.

5.    Siswa/i dilarang mewarnai atau mencat rambut.

6.    Siswa tidak boleh berambut panjang atau gondrong, maksimal 3 cm  untuk siswa.

7.    Siswa/i tidak diperbolehkan berkuku panjang.

8.    Bagi siswa/i muslim, diwajibkan mengikuti Sholat Dhuhur dan Sholat Jum’at berjamaah di sekolah sesuai jadwal yang di tentukan.

9.    Siswa/i tidak boleh merokok di lingkungan sekolah dan sekitarnya.

10.  Siswa/i dilarang keras mengkonsumsi miras dan narkoba.

11.  Siswa/i wajib mengucapkan salam jika ketemu dengan dewan guru.

12.  Siswa/i diwajibkan mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran di sekolah.

13.  Siwa/i diwajibkan mengikuti briefing kesiapan belajar pada hari-hari yang ditetapkan.

14.  Siswa/i berkewajiban menjaga dan memelihara kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.

15.  Siswa/i berkewajiban menjaga dan memelihara fasilitas sekolah.

16.  Siswa/i berkewajiban menjaga hubungan baik dengan sesama siswa.

17.  Siswa/i wajib menjaga hubungan baik dan hormat dengan Kepala Sekolah, Guru dan Karyawan Sekolah.

18.  Siswa/i harus senantiasa menjaga dan menjunjung tinggai nilai-nilai luhur serta etika moral.

19.  Siswa/i dilarang membawa uang jajan secara berlebihan.

20.  Siswa/i berkewajiban menjaga nama baik sekolah kapanpun dan dimanapun berada.

21.  Siswa/i dilarang keras TAWURAN, membawa benda tajam/senjata atau yang membahayakan ke lingkungan sekolah

22.  Siswa/i dilarang membawa buku/majalah/tabloid/cd yang berbau porno ke sekolah

23.  Siswa/i dilarang memotong rambut sampai plontos/gundul dan di buat Garis-garis.

24.  Siswa/i DILARANG KERAS menggunakan HP selama jam belajar, kecuali mendapatkan izin dari guru.

25.  Siswa/i dilarang bermake up secara berlebihan

26.  Siswa/i dilarang membawa sepeda motor, kecuali sudah memiliki SIM ( Surat Izin Mengemudi dari Ke Polisian ) disertai STNK yang masih berlaku

27.  Siswa/i  yang di izinkan membawa sepeda motor Wajib mentaati Undang-undang Lalulintas yang berlaku, tidak kebut-kebutan, tidak menggunakan knalpot bersuara bising (Knalpot modifikasi atau knalpot pabrik yang dimodifikasi)

28.  Siswa/i  Wajib memakai Seragam Pramuka lengkap dengan Atribute-nya pada jadwal yang telah ditentukan sekolah.

29.  Siswa/i tidak dibolehkan memakai Sepatu Olah Raga kecuali pada saat Jam pembelajaran Olah Raga

30.  Siswa/i  Wajib memakai Kaos Kaki yang telah ditentukan sekolah

31.  Siswa/i Wajib memakai Sepatu Panthopel yang berbahan Kulit atau Kalep, kecuali pada saat Jam pembelajaran Olah Raga

32.  Siswa/i  Wajib memakai Atribute lengkap dengan Topi Sekolah pada saat Upacara, khusus Akuntansi wajib memakai Jas Almamater

33.  Siswa/i tidak diperkenankan meninggalkan Kelas lebih dari satu orang tanpa izin Guru dan Piket yang bertugas

34.  Siswa/i Wajib menjaga kebersihan, membudayakan kebersihan, kerapihan dan 5 S(Senyum, Sapa, Salam, Sopan dan Santun)

35.  Siswa/i dilarang meludah sembarangan. Membudayakan keindahan dan budaya hidup sehat.

36.  Siswa/i dilarang mengeluarkan kata-kata tidak sopan walaupun kepada temannya.

BAB II

URAIAN DAN MEKANISME PEMBINAAN KESISWAAN

Seperti dikemukakan pada bagian terdahulu bahwa upaya pembinaan kesiswaan, terbagi menjadi 2 lingkup pembinaan yaitu :

Program Pembinaan OSIS

Program Pembinaan Ekstrakurkuler

A. PROGRAM PEMBINAAN  OSIS

1. Pengertian

Satu-satunya wadah organisasi siswa di sekolah untuk mencapai tujuan pembinaan dan pengembangan kesiswaan adalah Organisasi Intra Sekolah disingkat OSIS. OSIS bersifat intra sekolah, artinya tidak ada hubungan organisatoris dengan OSIS di sekolah lain, dan tidak menjadi Bagian dari organisasi lain yang ada di luar sekolah. Karena OSIS merupakan wadah organisasi siswa di sekolah.Oleh karena itu setiap siswa secara otomatis menjadi anggota OSIS.Keanggotaan itu secara otomatis berakhir dengan keluarnya siswa dari sekolah yang bersangkutan.

2. Tujuan

Organisasi ini bertujuan mempersiapkan siswa sebagai kader penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani pembangunan nasional, untuk :

Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yg meliputi bakat, minat, dan kreativitas;

Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dariusaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan;

Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat;

Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, dan menghormati hak-hak asasi manusia

3. Materi Pembinaan

Materi pembinaan kesiswaan (OSIS) mencakup :

Pembinaan Bidang Ketaqwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa

Pembinaan Bidang Keorganisasian

Pembinaan Bidang Pendidikan,

Pembinaan Bidang Budi Pekerti

Pembinaan Bidang Olah Raga

Pembinaan Bidang Seni dan Budaya

Pembinaan Bidang Keterampilan dan Wirausaha

Pembinaan Bidang Wawasan Kebangsaan

4. Rincian dan tugas Pembina OSIS

Pembina OSIS terdiri dari seorang koordinator Pembina dan 8 Orang Pembina Bidang yakni :

Koordinator Pembina

Pembinaan Bidang ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa

Pembinaan Bidang Keorganisasian

Pembinaan Bidang Pendidikan

Pembinaan Bidang Budi Pekerti

Pembinaan Bidang  Olah Raga

Pembinaan Bidang  Seni dan Budaya

Pembinaan Bidang Keterampilan dan Wirausaha

Pembinaan Bidang Wawasan Kebangsaan

Pembina OSIS secara umum bertanggung jawab atas seluruh pengelolaan, pembinaan dan pengembangan OSIS di SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan.

Rincian tugas pembinaan OSIS adalah :

1. Bertanggung jawab atas seluruh pembinaan dan pengembangan OSIS di sekolah serta memberikan nasihat kepada pengurus  OSIS

2.      Mengesahkan dan melantik pengurus OSIS dengan surat keputusan kepala sekolah.

3.      Mengarahkan penyusunan anggaran rumah tangga dan program kerja OSIS.

4.      Menghadiri rapat-rapat OSIS

5.      Mengadakan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas OSIS

5. Pengurus OSIS

Pengurus OSIS terdiri atas :

1.      Ketua

2.      Wakil Ketua

3.      Sekretaris

4.      Bendahara

5.      Dan seluruh penanggung jawab masing-masing bidang keorganisasian OSIS yang meliputi :·         Bidang ketaqwaan terhadap Tuhan yang Maha Esa

·         Bidang Keorganisasian

·         Bidang Pendidikan

·         Bidang Budi Pekerti

·         Bidang  Olah Raga

·         Bidang  Seni dan Budaya

·         Bidang Keterampilan dan Wirausaha

·         Bidang Wawasan Kebangsaan

6.    Syarat Pengurus OSIS

Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Memiliki budi pekerti luhur dan sopan santun terhadap orang tua, guru, dan teman

Memiliki bakat sebagai pemimpin siswa

Memiliki  kemauan, kemampuan, dan pengetahuan yang memadai, serta bertanggung jawab

Dapat mengatur waktu dengan sebaik-baiknya,sehingga pelajarannnya tidak terganggu karena menjadi pengurus OSIS

Pengurus dicalonkan oleh perwakilan kelas

Khusus untuk ketua dan wakil ketua OSIS , ditambah persyaratan :

·         Mempunyai kemampuan berpikir yang jernih

·         Memiliki wawasan mengenai kondisi yang sedang dihadapi bangsanya.

·         Tidak duduk di kelas terakhir, karena akan menghadapi ujian Nasional.

7. Rincian Tugas Pengurus OSIS

·         Bertugas menyusun dan melaksanakan program kerja OSIS sesuai dengan AD ART

·     Menyampaikan laporan pertangungjawaban kepada rapat perwakilan kelas pada akhir masa jabatannya.

·         Bertanggung jawab langsung kepada seluruh anggota OSIS dan pembina OSIS.

·         Mempunyai masa kerja selama satu tahun pelajaran.

8.  Keuangan

Keuangan OSIS diperloleh dari dana yang disediakan oleh sekolah, dan sumbangan yang tidak mengikat serta usaha lain yang sah.

9.  Forum Organisasi

Rapat-rapat

  1. Rapat Pleno perwakilan kelas adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota perwakilan kelas. Rapat ini diadakan untuk :

·      persiapan tatacara pemilihan ketua, seorang wakil ketua dan seorang sekretaris

·      pencalonan pengurus OSIS

·      pemilihan pengurus OSIS

·      penilaian laporan peranggungjawaban pemgurus OSIS pada akhir masa jabatan.

2.)     Rapat pengurus

·      Rapat pleno pengurus adalah rapat yang dihadiri seluruh anggota pleno pengurus OSIS

·  Rapat pengurus harian adalah rapat pengurus yang dihadiri oleh ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara dan penanggung jawab bidang keorganisasian untuk membicarakan dan mengkoordinasikan pelaksanaan pekerjaan sehari-hari.

  Rapat koordinasi adalah rapat yang dihadiri oleh sah serang wakil pengurus inti dan penanggung jawab bidang keorganisasian

10.  Sasaran/Target Pembinaan.

·    Meningkatkan peran serta siswa dalam membina sekolah sebagai wawasan wiyata mandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional

·  Menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa terhadap pengaruh negatif yang datang dari luar maupun dari dalam lingkungan sekolah.

B.  PROGRAM PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER

I. Pengertian Kegiatan Ekstra Kurikuler

Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar jam pelajaran biasa yang dilakukan di sekolah/luar sekolah  untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, bakat, dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah secara berkala dan terprogram.

II. Visi dan Misi

a.  Visi

Visi kegiatan ekstra kurikuler adalah berkembangnya potensi, bakat dan minat secara optimal, serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik  yang berguna untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

b.  Misi

1)  Menyediakan sejumlah kegiatan yang dapat dipilih oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan,   potensi, bakat, dan minat mereka.

2)  Menyelenggarakan kegiatan yang memberikan kesempatan peserta didik mengespresikan  diri secara bebas melalui kegiatan mandiri dan atau kelompok.

III. Tujuan Umum

Menunjang pencapaian tujuan institusional dalam upaya pembentukan manusia Indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila, yaitu :

(1) Manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur.

(2)  Memiliki pengetahuan dan keterampilan

(3)  Sehat jasmani dan rohani

(4)  Kepribadian yang mantap dan mandiri

(5)  Rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

IV. Tujuan Khusus

1)  Memberikan pengayaan kepada siswa yang menyangkut aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap untuk menjadi manusia seutuhnya.

2)  Menambah pengetahuan dan keterampilan kepada siswa untuk memanfaatkan potensi lingkungan alam, lingkungan sosial dan lingkungan budaya.

3)  Mengembangkan kemampuan siswa untuk memanfaatkan kegiatan industri dan dunia usaha (kewiraswastaan)

4)  Mengembangkan keterampilan dan nilai-nilai kemanusiaan, ketekunan, kerja keras dan disiplin melalui kegiatan ekstrakurikuler.

5)  Menanamkan kemampuan dan keterampilan melakukan tindakan dan perilaku hidup sehat secara jasmani dan rohani.

6)  Menanamkan kemampuan meneliti dan mengembangkan daya cipta untuk menemukan hal baru

7)  Menanamkan nilai-nilai gotong royong, kerjasama, tanggungjawab dan disiplin melalui kegiatan koperasi sekolah

8)  Memberikan bekal kemampuan berorganisasi melalui kegiatan di sekolah dan di luar sekolah.

9)  Memberikan bekal keterampilan praktis yang diperlukan siswa untuk hidup di masyarakat, mencukupi kebutuhannya sendiri maupun membantu kebutuhan  orangtuanya.

10)  Menanamkan rasa cinta dan tanggung jawab dalam upaya melestarikan lingkungan alam dan budaya

  11)  Menanamkan budaya kerja dan etos kerja yang diperlukan untuk pembangunan berkelanjutan

12)  Menanamkan dan menambah wawasan kerohanian, mental dan agama untuk hidup dalam masyarakat, 

bangsa dan negara.

13)  Memberikan bekal kemampuan berbakti dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

V. Fungsi Kegiatan Ekstra Kurikuler

a.  Pengembangan, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas peserta didik sesuai dengan potensi, bakat dan minat mereka.

b.  Sosial, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kemampuan dan rasa tanggung jawab sosial peserta didik.

c.  Rekreatif, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan suasana rileks, mengembirakan dan menyenangkan bagi peserta didik yang menunjang proses perkembangan.

d.  Persiapan karir, yaitu fungsi kegiatan ekstra kurikuler untuk mengembangkan kesiapan karir peserta didik.

VI. Prinsip Kegiatan Ekstra Kurikuler

a.  Individual, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan potensi, bakat dan minat peserta didik masing-masing.

b.  Pilihan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik.

c.  Keterlibatan aktif, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh.

d.  Menyenangkan, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik.

e.  Etos kerja, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil.

f. Kemanfaatan sosial, yaitu prinsip kegiatan ekstra kurikuler yang dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat.

VII. Bidang dan Jenis Kegiatan Pembinaan Ekstra Kurikuler

Bidang Ketaqwaan Terhadap Tuhan yang Maha Esa

a.       Pemberantasan buta baca alquran (ROHIS)/Kelas

b.       Pembinaan Remaja (JUMAT RELIGI)

Pembinaan Bidang Keorganisasian

a.       LDK

b.      Perpisahan

Bidang Pendidikan

  1. Debat, Pidato Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris
  2. LITERASI
  3. SAINCE CLUB
  4. Lomba Mata Pelajaran Produktif TKJ, RPL & BC

b.      Membimbing siswa LKS Bidang kejuruan & o2 sn

c.       Membimbing siswa LKS Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia

Bidang Budi Pekerti

a.       Bakti Sosial (BASOS TANAMAN,

b.  Membina dan mengikut sertakan siswa dalam berbagai kegiatan sosialisasi kenakalan remaja, HIV-AIDS, NAPZA dsb

Bidang  Olah Raga

a.       Sepak Bola

b.      Bola Voly

c.       Basket

d.      Karate   

f.        Pencak Silat

Bidang  Seni dan Budaya

a.       Paduan Suara

b.      Teater

c.       Tari

Bidang Keterampilan dan Wirausaha

  1. Pemberdayaan Potensi Keahlian masing-masing bidang keahlian/PRODUKTIF( SIVICI PICTURE).SERVICE LAPTOP/TKJ

Bidang Wawasan Kebangsaan

A.      Pramuka, PMR

B.       Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra)

VIII. Peranan dan Tugas Guru/Kepala Sekolah

Dalam kegiatan ekstrakurikuler tugas guru antara lain memberikan rangsangan dan motivasi serta arahan- arahan/pembinaan mulai dari persiapan, pelaksanaan, penilaian dan upaya pengembangan.

Selama kegiatan ekstrakurikuler berlangsung, peranan guru/kepala sekolah adalah sebagai berikut :

1.    Sebagai Motivator

Memberikan rangsangan dan dorongan bagi siswa agar dapat mau melakukan sesuatu secara perorangan, berpasangan, kelompok maupun menurut rombongan belajar (klasikal)

2.    Sebagai fasilitator/tutor

Berperan memberikan materi dan membantu kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler

3.    Sebagai Dinamisator/akselelator

Mendorong aktifitas siswa agar dapat melakukan kegiatan yang lebih banyak dan lebih bervariasi dari segi kualitas dan kreatifitas siswa.

4.    Sebagai konselor

Memberikan bimbingan dan menjadi nara sumber, tempat berkonsultasi untuk kegiatan dari tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian, tidak lanjut dan pengembangannya.

IX. Penyusunan Program Bimbingan Kegiatan Ekstrakurikuler

Untuk menunjang kelancaran, efisiensi dan efektifitas bimbingan kegiatan ekstrakurikuler perlu disusun program kegiatan bimbingan siswa. Komponen yang perlu dimasukan dalam program ini meliputi kegiatan yang dilaksanakan pada tahap persiapan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut kegiatan ekstrakurikuler

BAB III

PENUTUP

Demikian Program Kerja Pembinaan Kesiswaan yang merupakan upaya program Pengembangan Potensi Diri Siswa di SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan tahun pelajaran 2019/2020 dengan harapan dapat terlaksana sesuai dengan tujuan dan target yang diharapkan.

Program Kerja ini tidak mungkin bisa terlaksana tanpa adanya dukungan dari semua pihak. Oleh karena itu upaya pemahaman terhadap program kerja ini dapat diupayakan secara maksimal demi terwujudnya Visi dan Misi SMK Negeri 6 Kota Tangerang Selatan

   Wakasek Kesiswaan

 SMKN 6 Kota Tangerang Selatan                                                                                       Lina Budi Utami S.Pd